Perkembangan bahasa merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini karena berperan dalam kemampuan berkomunikasi, berpikir, serta menjalin interaksi dengan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya perkembangan bahasa anak dalam menjalin interaksi dengan lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, tesis, disertasi, serta publikasi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak berlangsung secara bertahap mulai dari tahap pra-linguistik hingga tahap tata bahasa. Bahasa memiliki berbagai fungsi, antara lain fungsi instrumental, regulatif, heuristik, interaksional, personal, imajinatif, dan representasional yang mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi dan bersosialisasi. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, kognitif, serta lingkungan. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi bahasa yang mendukung kemampuan anak berinteraksi secara efektif. Interaksi sosial yang positif melalui komunikasi dengan orang tua, guru, dan teman sebaya terbukti dapat meningkatkan kosakata, kemampuan menyusun kalimat, serta keberanian anak dalam mengungkapkan pendapat. Sebaliknya, kurangnya stimulasi bahasa dan interaksi sosial dapat menyebabkan hambatan dalam perkembangan bahasa anak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang komunikatif dan mendukung perkembangan bahasa anak agar mampu menjalin interaksi sosial secara optimal.
Copyrights © 2026