Pendidikan karakter pada anak-anak membutuhkan pendekatan interaktif agar terhindar dari rasa bosan dan monoton. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menanamkan karakter Islami melalui pendekatan partisipatif yang menggabungkan tausiyah dan permainan edukatif pada Festival TPQ di Desa Kerten. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan subjek sebanyak 70 anak santri TPQ. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi metode komunikasi dialogis dalam tausiyah dan pendekatan kinestetik melalui permainan kolaboratif (menyusun huruf hijaiyah dan estafet) sangat efektif. Pendekatan ini berhasil meningkatkan motivasi belajar, daya ingat kognitif, serta keterampilan sosial seperti kerja sama dan manajemen konflik antar anak. Kesimpulannya, sinergi edukatif-rekreatif secara signifikan mampu menciptakan ekosistem pembinaan akhlak mulia yang menyenangkan.
Copyrights © 2026