Renang gaya punggung merupakan salah satu nomor renang kompetitif yang menuntut koordinasi gerak kompleks antara ekstremitas atas, batang tubuh, dan ekstremitas bawah. Efektivitas gerakan pada gaya punggung sangat dipengaruhi oleh fleksibilitas, mobilitas sendi, serta kemampuan otot untuk menghasilkan gaya secara efisien. Kinesiologi sebagai ilmu yang mempelajari gerak manusia memberikan dasar ilmiah untuk menganalisis peran stretching dalam meningkatkan kualitas gerakan renang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan stretching pada renang gaya punggung melalui pendekatan kinesiologi dan biomekanika olahraga. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan artikel penelitian terkini mengenai kinesiologi, biomekanika renang, serta stretching olahraga. Hasil kajian menunjukkan bahwa stretching statis, dinamis, aktif, dan proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF) memiliki kontribusi berbeda terhadap peningkatan rentang gerak (range of motion/ROM), fleksibilitas, efisiensi teknik, serta pencegahan cedera pada atlet renang. Otot-otot utama yang memerlukan perhatian khusus meliputi deltoid, latissimus dorsi, pectoralis major, trapezius, gluteus, hamstring, quadriceps, dan gastrocnemius. Analisis biomekanika menunjukkan bahwa peningkatan fleksibilitas pada sendi bahu, panggul, dan pergelangan kaki berkontribusi terhadap panjang kayuhan, rotasi tubuh, efektivitas tendangan, serta pengurangan hambatan air. Dengan demikian, program stretching yang terstruktur menjadi komponen penting dalam mendukung performa dan kesehatan atlet renang gaya punggung.
Copyrights © 2026