Kekerasan seksual terhadap anak merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Kajian ini bertujuan menggali peran nilai iman dan akhlak dalam memberikan perlindungan terhadap anak dari tindakan kekerasan seksual melalui perspektif psikologi agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam kepada seorang ustadz di lingkungan sekitar peneliti. Hasil wawancara menunjukkan bahwa iman yang kuat berperan sebagai kontrol internal yang mencegah seseorang melakukan perbuatan tercela, sementara akhlak yang baik menjadi manifestasi nyata dari keimanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan agama sejak dini dan lingkungan yang kondusif merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter anak yang dapat melindungi diri. Lingkungan keagamaan diharapkan mampu berperan aktif dalam edukasi pencegahan kekerasan seksual. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi niai-nilai agama secara mendalam bukan sekedar pengetahuan formal adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang mampu melindungi generasi muda.
Copyrights © 2026