Perilaku penakut pada anak usia dini dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, serta kemampuan anak dalam beradaptasi di lingkungan sekolah sehingga memerlukan perhatian dari guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penakut pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak, guru, dan orang tua di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penakut pada anak ditandai dengan rasa malu, takut mencoba hal baru, kurang percaya diri, serta sulit berinteraksi sosial. Faktor penyebab perilaku tersebut meliputi pola asuh, lingkungan keluarga, pengalaman anak, dan interaksi sosial di sekolah. Guru memiliki peran penting dalam membantu anak mengurangi rasa takut melalui pendekatan positif, pemberian motivasi, dan kegiatan bermain yang menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan dukungan guru dapat membantu meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri anak. Novelty penelitian ini terletak pada kajian mendalam mengenai perilaku penakut pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026