Agama Semitik, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam, memiliki keterkaitan sejarah serta tradisi kenabian yang sama, tetapi berkembang menjadi berbagai aliran akibat perbedaan penafsiran, kondisi sosial, dan dinamika politik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk mengkaji aliran-aliran utama dan konsep dasar dalam ketiga agama tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yudaisme Ortodoks merupakan aliran terbesar dalam Yahudi yang berpegang pada Taurat, Talmud, dan Halakha; Gereja Katolik menjadi denominasi terbesar dalam Kristen dengan berlandaskan Kitab Suci dan Tradisi Suci; sedangkan Ahlusunah wal Jamaah (Sunni) merupakan aliran terbesar dalam Islam yang berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah serta menggunakan ijma' dan qiyas dalam penetapan hukum. Ketiganya memiliki kesamaan dalam menekankan ketakwaan kepada Tuhan, pelestarian ajaran para nabi, dan pembentukan moralitas umat. Pemahaman terhadap aliran-aliran utama agama Semitik dapat memperluas wawasan tentang keragaman keagamaan serta mendorong toleransi, saling menghargai, dan dialog antarumat beragama.
Copyrights © 2026