Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi dan supervisi pembelajaran yang mampu menghasilkan data yang valid, mendalam, dan objektif sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam praktiknya, supervisi pembelajaran sering kali hanya berfokus pada observasi kelas tanpa didukung triangulasi data melalui wawancara atau diskusi reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi observasi dan wawancara dalam evaluasi dan supervisi pendidikan di SMA Negeri 1 Cibeber, meliputi praktik observasi kelas, teknik wawancara dan diskusi, strategi menjaga validitas data, serta tantangan etika dalam pengumpulan data lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 6 narasumber pada bulan April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi observasi dan wawancara mampu meningkatkan validitas dan reliabilitas data supervisi melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Observasi memberikan gambaran empiris mengenai proses pembelajaran, sedangkan wawancara membantu menggali refleksi, kendala, dan pengalaman guru secara lebih mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model supervisi pembelajaran yang lebih humanis, reflektif, dan berbasis data kontekstual.
Copyrights © 2026