Evaluasi pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas pembelajaran, namun masih rentan terhadap bias yang melemahkan objektivitas dan akuntabilitas hasil penilaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bias evaluasi, implementasi fairness, serta mekanisme triangulasi data dalam mendukung akuntabilitas berbasis bukti di sekolah Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di SMA Plus As-Salam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan guru, siswa, dan pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya bias non-kognitif pada aspek sikap, keaktifan, dan disiplin akibat belum terstandarisasinya rubrik penilaian. Selain itu, ditemukan praktik triangulasi melalui dewan munaqasyah yang berfungsi sebagai mekanisme validasi lintas penilai untuk meningkatkan reliabilitas evaluasi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem evaluasi telah bergerak menuju akuntabilitas berbasis bukti, namun masih memerlukan standardisasi instrumen dan penguatan prosedur triangulasi. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi pendidikan berbasis fairness dan triangulasi dalam konteks pendidikan Islam.
Copyrights © 2026