Penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi digital semakin meningkat, terutama pada media sosial seperti TikTok yang memungkinkan pengguna berinteraksi melalui komentar. Dalam praktiknya, penutur bahasa Indonesia sering menggunakan bahasa Inggris informal yang masih mengandung berbagai kesalahan gramatikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan gramatikal dalam komentar TikTok berbahasa Inggris yang ditulis oleh penutur bahasa Indonesia serta menganalisis pola penggunaan gramatikalnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis. Data berupa komentar TikTok yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan Surface Strategy Taxonomy dari Dulay, Burt, dan Krashen (1982) serta teori Sources of Error dari Brown (2000). Hasil penelitian menunjukkan empat jenis kesalahan gramatikal, yaitu omission, addition, misformation, dan misordering. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh interlingual transfer, intralingual transfer, dan context of learning. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Inggris dalam komentar TikTok bersifat informal, spontan, dan fleksibel sebagai bagian dari komunikasi digital.
Copyrights © 2026