Disiplin kerja merupakan fondasi utama produktivitas dan keberlanjutan operasional perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam bagaimana sistem reward dan punishment memengaruhi disiplin kerja karyawan PT Angel product, perusahaan manufaktur yang berlokasi di Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci dan observasi partisipatif selama satu bulan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif miles, huberman, dan saldana (2020), mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: (1) reward finansial terbukti efektif meningkatkan disiplin waktu dan pencapaian target, (2) reward non-finansial berperan dalam membentuk komitmen jangka panjang, (3) punishment administratif memberikan efek deterren terhadap pelanggaran berulang, (4) punishment sosial efektif secara psikologis namun berisiko jika tidak dikelola dengan bijak, dan (5) konsistensi penerapan sistem merupakan faktor paling determinan dalam keberhasilan program disiplin. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen disiplin yang kontekstual untuk industri manufaktur skala menengah di Indonesia.
Copyrights © 2026