Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam meningkatkan sikap nasionalisme siswa di SMP Negeri 2 Botumoito serta mengetahui faktor-faktor penghambat yang dihadapi guru dalam upaya meningkatkan sikap nasionalisme siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Latar belakang penelitian ini di dasari kurangnya rasa bangga terhadap budaya dan tradisi bangsa, seperti sikap siswa yang belum menghargai warisan budaya lokal, misalnya tidak mengenakan pakaian adat kerawang pada kegiatan sekolah yang bertujuan untuk melestarikan budaya daerah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya kearifan lokal masih tergolong rendah. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Botumoito Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive sesuai dengan fokus Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam meningkatkan sikap nasionalisme siswa telah dilaksanakan secara optimal dan menyeluruh. Dan dalam upaya meningkatkan sikap nasionalisme siswa, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menghadapi berbagai faktor penghambat yang bersifat kompleks dan saling berkaitan, baik yang berasal dari faktor eksternal maupun internal.
Copyrights © 2026