Keterlibatan aktif peserta didik merupakan kunci utama keberhasilan proses pembelajaran pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD). Perkembangan peserta didik yang teribat aktif aktif hanya berada di kisaran 40% di TK/PAUD Lab School Untara mendorong perlunya intervensi pembelajaran yang inovatif berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh permainan tradisional lompat tali karet terhadap keterlibatan aktif peserta didik Kelompok A dan B di TK/PAUD Lab School Untara. Menggunakan rancangan quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group, penelitian ini melibatkan [n] peserta didik usia 4–6 tahun yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Intervensi berupa kegiatan lompat tali karet terstruktur dilaksanakan selama 18 sesi (6 minggu, 3 sesi/minggu). Keterlibatan aktif diukur menggunakan Lembar Observasi Keterlibatan Aktif (LOKA) yang dikembangkan berdasarkan dimensi behavioral, emosional, dan kognitif (Fredricks et al., 2004) serta Leuven Involvement Scale for Young Children (LIS-YC). Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan keterlibatan aktif pada kelompok eksperimen (p < 0,05; Cohen's d = [nilai]), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan berarti. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional lompat tali karet berpotensi besar sebagai media pembelajaran berbasis gerak yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik PAUD secara menyeluruh.
Copyrights © 2026