Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep tobat sebagai dasar psikoterapi dalam perspektif Islam serta mengintegrasikannya dengan teori psikologi modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif konseptual dengan mengkaji literatur klasik Islam dan teori psikologi kontemporer, seperti self-regulation, moral emotions, dan meaning-making. Hasil kajian menunjukkan bahwa tobat dalam Islam merupakan proses terapeutik yang mencakup kesadaran atas dosa (al-iātiraf), penyesalan mendalam (an-nadam), penghentian perilaku menyimpang, serta komitmen untuk berubah (iltizam). Proses ini tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki fungsi psikologis sebagai mekanisme regulasi diri, pengelolaan emosi negatif, serta rekonstruksi makna hidup. Dalam kerangka psikoterapi Islam, tobat berperan sebagai metode penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs) yang berkontribusi terhadap ketenangan batin dan kesejahteraan mental. Penelitian ini mengajukan Repentance-Based Psychotherapy Model (RPM) sebagai model integratif yang menggabungkan prinsip-prinsip tobat dalam Islam dengan pendekatan psikoterapi modern. Dengan demikian, tobat dapat dikonstruksikan sebagai intervensi psikoterapi berbasis nilai spiritual yang relevan untuk meningkatkan kesehatan mental, khususnya dalam konteks masyarakat Muslim.
Copyrights © 2026