Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan kehidupan keagamaan di Desa Cinta Damai Percut Sei Tuan serta menjelaskan bagaimana masyarakat menjaga kerukunan beribadah dan pemaknaan religius dalam komunitas Kristen pedesaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan keagamaan masyarakat berlangsung harmonis melalui sikap toleransi, gotong royong, dan saling menghormati perbedaan keyakinan. Komunitas Kristen memaknai praktik ibadah sebagai sarana pertumbuhan iman sekaligus penguatan hubungan sosial. Kerukunan antarumat beragama tercermin dalam partisipasi masyarakat pada kegiatan sosial dan keagamaan lintas agama.
Copyrights © 2026