Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar pada anak introvert usia 4-5 tahun, menganalisis peningkatan kemampuan perkembangan motorik kasar setelah penerapan strategi sirkuit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek anak introvert usia 4-5 tahun di TK Brawijaya 02 Yasri. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan guru. Strategi pembelajaran dilaksanakan melalui 5 pos motorik: lintasan lompatan lingkaran, berjalan mengikuti pola tangan-kaki, mendorong keranjang dengan pola zig-zag, memilah buah-sayuran, dan melangkah di atas gambar buah jeruk. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran sirkuit motorik kasar mampu meningkatkan koordinasi gerak, keseimbangan, kelincahan, konsentrasi serta rasa percaya diri anak. Suasana belajar yang menyenangkan dan aktivitas terstruktur menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan program. Dengan demikian strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar efektif di gunakan untuk menstimulasi perkembangan motorik sekaligus pendukung perkembangan sosial emosional anak introvert usia dini.
Copyrights © 2026