Penelitian ini mengkaji kesalahan tata bahasa yang sering dilakukan oleh pembelajar bahasa Inggris di Indonesia akibat perbedaan sistem bahasa ibu dan bahasa target. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kategori dan jenis kesalahan berbahasa, serta menjelaskan faktor penyebabnya menggunakan pendekatan analisis kesalahan dan analisis kontrastif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis dua puluh kalimat representatif yang dikumpulkan dari mahasiswa, siswa sekolah menengah atas, dan komentar media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa misformasi merupakan kategori kesalahan yang paling dominan, mencapai 75 persen dari total keseluruhan. Selain itu, kesalahan interlingual (52 persen) sedikit lebih dominan dibandingkan kesalahan intralingual. Hal ini membuktikan bahwa interferensi bahasa pertama merupakan penyebab utama kesulitan belajar, terutama pada aspek bentuk waktu, artikel, pembentukan jamak, dan kesesuaian subjek-predikat. Kesimpulannya, pendidik perlu mengintegrasikan pengajaran tata bahasa secara eksplisit dengan pendekatan kontrastif untuk mengurangi dampak interferensi bahasa asing.
Copyrights © 2026