Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teori sosiokultural Lev Vygotsky dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa dengan fokus pada Zone of Proximal Development (ZPD) dan scaffolding. Konsep ini menjadi dasar penting dalam pembelajaran modern yang menekankan interaksi sosial sebagai faktor utama perkembangan kognitif peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji buku dan artikel jurnal di bidang psikologi pendidikan dan teori pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa ZPD membantu guru menyesuaikan tingkat kesulitan materi dengan kemampuan aktual siswa, sedangkan scaffolding berperan sebagai dukungan sementara untuk meningkatkan pemahaman secara bertahap. Interaksi sosial juga terbukti meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian belajar siswa. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengidentifikasi kemampuan siswa secara akurat di kelas heterogen. Secara keseluruhan, teori Vygotsky berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran adaptif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026