Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Performing Loan (NPL) dan Operating Ratio terhadap laba bersih PT Bank Central Asia Tbk pada periode Q1 2017 hingga Q4 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan kuartalan BCA yang diperoleh dari situs resmi Indonesia Stock Exchange (IDX). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, NPL dan Operating Ratio berpengaruh signifikan terhadap laba bersih (Significance F = 0,000013). Secara parsial, Operating Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih (p-value = 0,000006), sedangkan NPL berpengaruh negatif namun tidak signifikan secara statistik. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,4624 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 46,24% variasi laba bersih, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor kunci dalam menjaga profitabilitas bank.
Copyrights © 2026