Penelitian ini menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur Generasi Z dalam komunikasi digital di lingkungan perguruan tinggi. Komunikasi digital mahasiswa tidak sekadar berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memuat tindakan berbahasa seperti meminta izin, mengajukan pertanyaan, menyampaikan konfirmasi, dan mengucapkan terima kasih. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif, asertif, dan ekspresif mendominasi komunikasi digital mahasiswa Generasi Z. Karakter komunikasi yang singkat, cepat, dan informal memengaruhi cara tindak tutur disampaikan, yang dalam konteks formal dapat menimbulkan kesan kurang santun atau ambigu. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran pragmatik mahasiswa untuk membangun komunikasi digital akademik yang efektif, santun, dan sesuai konteks.
Copyrights © 2026