Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan etika profesi oleh petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mengkaji bentuk kualitas pelayanan yang diberikan, serta mengidentifikasi hubungan antara etika profesi dengan tingkat kepuasan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara daring (online) menggunakan instrumen kuesioner esai melalui Google Form pada tanggal 1 hingga 5 Juni 2026 dengan melibatkan 23 responden pengguna layanan SPBU di Indonesia. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif melalui identifikasi tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (69,57%) menilai petugas SPBU telah menerapkan etika profesi dengan baik, terutama pada aspek keramahan dan kesopanan. Kualitas pelayanan secara umum dinilai memuaskan oleh sebagian besar konsumen (78,26%), di mana kecepatan, kesigapan, dan kesesuaian operasional terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi keunggulan utama pelayanan. Selain itu, ditemukan hubungan erat antara penerapan etika profesi dan kepuasan konsumen, yang dibuktikan dengan 65,22% responden melaporkan pengalaman positif saat berinteraksi langsung dengan petugas. Meski demikian, penelitian ini mengidentifikasi beberapa kekurangan operasional, seperti masalah antrean panjang, fasilitas toilet yang kurang bersih, serta inkonsistensi sikap petugas pada kondisi tertentu. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan bagi pihak manajemen SPBU untuk menyelenggarakan pelatihan etika profesi secara berkala, melakukan penambahan petugas pada jam sibuk, serta meningkatkan pemeliharaan fasilitas pendukung demi mengoptimalkan kepuasan konsumen secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026