Early Warning System (EWS) merupakan alat deteksi dini perburukan kondisi pasien rawat inap yang berperan penting dalam keselamatan pasien. Namun, tingkat kepatuhan perawat dalam pelaksanaan EWS masih rendah, yang dapat berdampak pada keterlambatan penanganan klinis. Motivasi kerja diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan perawat dalam menjalankan EWS, sehingga perlu dikaji hubungan antara motivasi dan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan EWS. Penelitian ini menggunakan desain observasi analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat motivasi dan observasi tingkat kepatuhan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat motivasi baik dan sikap positif menjalankan EWS. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat motivasi perawat dengan kepatuhan menjalankan EWS (p < 0,05). Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa semakin baik tingkat motivasi, maka semakin baik pula kepatuhan perawat dalam menjalankan Early Warning System (EWS). Perawat diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan motivasi kerja dalam memberikan asuhan keperawatan, khususnya dalam menjalankan Early Warning System (EWS).
Copyrights © 2026