Penelitian ini di latarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sebagai sarana pembentukan identitas diri mahasiswa di tengah kesibukan akademik dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam membangun personal branding akademik melalui Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fenomenologi komunikasi untuk menggali pengalaman dan makna yang dirasakan oleh mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai personal branding sebagai upaya membangun citra diri yang berkaitan dengan kompetensi dan aktivitas akademik. Proses dilakukan secara terencana, namun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kurangnya respon audiens dan penilaian sosial. Personal branding juga memberikan dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri dan pengembangan diri. Dengan demikian, personal branding akademik tidak hanya menjadi strategi komunikasi, tetapi juga proses pembentukan identitas diri di media sosial.
Copyrights © 2026