Infeksi bakteri Helicobacter pylori merupakan penyebab utama penyakit gastroduodenal, termasuk tukak lambung dan kanker lambung, dengan prevalensi tinggi di indonesia. Tantangan resistensi antibiotik terhadap terapi standar mendorong pencarian alternatif penobatan alami yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi dan efektivitas antibakteri ekstrak daun gambir (uncaria gambir roxb) terhadap pertumbuhan Helicobacter Pylori. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%. Uji skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa aktif, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 10%, 20%, 30%, 50%, serta kloramfenikol sebagai kontrol positif. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun gambir positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan terpenoid. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjkkan bahwa ekstrak daun gambir efektif menghambat pertumbuhan Helicobakter Pylori. Diameter zona hambat rata-rata meningkat seiring peningkatan konsentrasi, yaitu 8,43 mm (10%), 9,38 (20%), 10,41 (30%), dan mencapai 11,15 mm pada konsentrasi 50%. Berdasarkan kategori daya hambat, konsentrasi 50% diklasifikasikan memiliki aktivitass antibakteri kuat. Disimpulkan bahwa ekstrak daun gambir (uncaria gambir roxb) memiliki potensi besar sebagai agen antibakteri alami terhadap helicobacter pylori. Aktivitas ini diperkirakan berasal dari sinergisenyawa metabolit sekunder, khususnya tanin dan flavonoid, yang bekerja merusak dinding sel dan menghambat aktivitas enzim bakteri. Penelitian ini mendukung pemanfaatan daun gambir sebagai alternatif terapi alami untuk infeksi Helicobakter Pylori.
Copyrights © 2026