Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah Gerabah Ceria di Desa Wonorejo Kabupaten Pekalongan, mengidentifikasi jenis produk yang dihasilkan, serta menganalisis eksistensinya di tengah gempuran globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi gerabah di Desa Wonorejo telah berlangsung selama kurang lebih 180 tahun dan diwariskan secara turun-temurun. Gerabah Ceria hadir sebagai upaya pelestarian budaya melalui wisata edukasi serta inovasi produk yang menyesuaikan perkembangan zaman. Selain menghasilkan produk tradisional, pengrajin juga mengembangkan produk modern yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Dengan demikian, Gerabah Ceria tetap eksis sebagai warisan budaya lokal yang mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan perkembangan era modern.
Copyrights © 2026