Penelitian kualitatif studi kasus intrinsik ini mendiagnosis kesulitan belajar non-formal santri, memetakan faktor ekologisnya, dan merumuskan resolusi pedagogis integratif. Riset mengeksplorasi aktivitas 18 santri TPQ Mushalla Uswatun Hasanah di kawasan Terminal Truk Bumi Raya, Koto Lalang, Padang. Data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan belajar santri bermanifestasi sebagai behavioral-induced learning difficulties (gangguan perilaku maladaptif), bukan defisit kognitif. Gejalanya meliputi penurunan fokus akibat kelelahan fisik malam hari, agresi verbal/fisik, dan resistensi ibadah. Secara ekologis, disrupsi ini merupakan hasil social modeling dari sub-kultur keras eksosistem terminal/pasar. Krisis diperparah oleh decoupling peran pendidikan keluarga akibat tekanan ekonomi, memicu kelumpuhan kontrol spiritual domestik. Meski demikian, ditemukan modalitas positif berupa emotional bonding antara santri dan pengajar. Penelitian ini merekomendasikan intervensi konseling persuasif-profetik dan pembelajaran rekreatif untuk memulihkan efektivitas Tripusat Pendidikan.
Copyrights © 2026