Kemajuan teknologi elektronika daya menuntut sistem pengaturan tegangan yang handal untuk aplikasi seperti sistem tenaga surya dan kendaraan listrik. Tantangan utama pada DC-DC Boost Converter terletak pada karakteristik dinamisnya yang bersifat non-linear, yang seringkali mengakibatkan lonjakan tegangan (overshoot) ekstrem serta durasi transien yang lama. Penelitian ini merancang sistem kendali tegangan pada Two Level DC-DC Boost Converter dengan mengimplementasikan Fuzzy Logic Controller (FLC) yang dioptimasi menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) dengan fungsi biaya Integral Time of Absolute Error (ITAE) untuk meminimalkan error dan mempercepat respons sistem. Pengujian dilakukan melalui simulasi MATLAB/Simulink dengan membandingkan empat skenario: open loop, FLC konvensional, FLC-PSO unconstrained, dan FLC-PSO constrained. Hasil menunjukkan bahwa sistem open loop menghasilkan overshoot sebesar 79,669% dengan tegangan puncak 359,333 V. FLC konvensional meredam overshoot menjadi 35,513%, namun tegangan keluaran berosilasi persisten di rentang 188,5 V hingga 223,826 V. Skenario FLC-PSO unconstrained menekan steadystate error hingga 0,0007%, tetapi overshoot masih mencapai 32,33%. FLC-PSO constrained terbukti paling efektif dengan overshoot 16,935%, steady-state error 0,29%, dan settling time tercepat 0,51 ms. Penerapan PSO dengan batasan ruang pencarian terbukti meningkatkan stabilitas dan akurasi pengendalian tegangan secara signifikan pada konverter daya dua tingkat yang bersifat non-linear. Kata Kunci—Fuzzy Logic Controller, Particle Swarm Optimization, Two-Level DC-DC Boost Converter, Integral Time Absolute Error (ITAE), Respon Transien.
Copyrights © 2026