Culture & Society: Journal Of Anthropological Research
Vol 8 No 1 (2026): Culture & Society: Journal of Anthropologival Research

Perempuan Batak Toba dalam Tradisi Mangokal Holi: Antara Peran Ritual dan Subordinasi

Meita Immanuella (Universitas Negeri Padang)
Erda Fitriani (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Mangokal holi dikategorikan sebagai upacara adat kematian pada masyarakat Batak Toba, upacara ini adalah pemindahan tulang belulang leluhur dari kuburan lama ke kuburan baru yakni simin/tambak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana status dan peran anak perempuan Batak Toba dalam tradisi mangokal holi, serta melihat bagaimana relasi antara anak laki-laki dan anak perempuan dalam tradisi mangokal holi. Fenomena ini dianalisis menggunakan teori peran gender oleh Sherry B. Ortner. Status dan peran dilihat dari kedudukan serta hak dan kewajiban perempuan pada tradisi mangokal holi. Relasi dilihat dari peran dan status antara anak laki-laki dan anak perempuan dalam tradisi mangokal holi. Metode penelitian dilakukan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling, pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil temuan menunjukkan bahwa anak perempuan memiliki peran penting dalam mangokal holi, anak perempuan memiliki kewajiban untuk menyediakan kebutuhan mangokal holi, membersihkan tulang belulang leluhur dan manjujung holi sebelum dinaikkan ke atas tambak. Atas peran ini, anak perempuan mendapatkan jambar yakni menerima loman-loman atau ulos toppi sebagai simbol berkat dan penghargaan. Secara simbolis, peran perempuan Batak Toba dihadapkan pada konstruksi gender, perempuan diasosiasikan dengan ranah alam atau domestik (peran inang soripada, boru, ornamen adop-adop), sedangkan laki-laki diasosiasikan dengan budaya atau publik (gelar “raja”, raja parhata, ornamen sijonggi). Meskipun memiliki peran penting dalam ritual, temuan ini sejalan dengan teori peran Ortner, di mana perempuan cenderung tetap ditempatkan pada posisi subordinat karena asosiasi mereka dengan alam, sementara laki-laki tetap dominan sebagai pengambil keputusan di ranah publik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

csjar

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Culture & Society: Journal of Anthropological Research was published to develop and enrich scientific discussion for scholars who put interest on socio-cultural issues in Indonesia. Editors welcome theoretical or research based article submission. Author’s argument doesn’t need to be in line ...