Latarbelakang: Karakter empati merupakan salah satu aspek perkembangan sosial emosional yang penting dikembangkan pada anak usia dini karena berperan dalam membentuk kemampuan berbagi, menolong, bekerja sama, dan memahami perasaan orang lain. Namun, pengembangan empati memerlukan dukungan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak. Tujuan: untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran dalam pengembangan karakter empati anak usia 5–6 tahun di TK PGRI Handayani. Metode: menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Partisipan penelitian terdiri atas seorang guru kelas dan seorang kepala sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara semi-terstruktur dan dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil: menunjukkan bahwa karakter empati anak telah mulai berkembang, ditandai dengan perilaku berbagi, membantu teman, dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Namun, perkembangan tersebut belum optimal dan belum merata pada seluruh anak karena masih ditemukan perilaku egosentris, kurangnya inisiatif membantu teman, serta kesulitan memahami perasaan orang lain. Kesimpulan: Pengembangan empati telah dilakukan melalui kegiatan bercerita, penggunaan video, pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman sosial langsung. Akan tetapi, media pembelajaran yang tersedia masih terbatas, kurang variatif, kurang interaktif, dan belum dirancang secara khusus untuk mengembangkan empati. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik, konkret, dan interaktif untuk mendukung pengembangan karakter empati anak usia dini secara lebih optimal.
Copyrights © 2026