Latar belakang: Adopsi teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, namun realitas di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan antara tuntutan kebijakan dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuan: untuk menganalisis pemanfaatan media audio-visual berbasis TIK oleh guru dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK). Metode: menggunakan deskriptif melalui pendekatan studi literatur (literature review). Data dianalisis secara sistematis dari berbagai sumber teoretis, kebijakan nasional, dan hasil penelitian empiris terdahulu yang berkaitan erat dengan kompetensi guru, regulasi PAUD, serta infrastruktur digital sekolah. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa media audio-visual efektif meningkatkan aspek kognitif, bahasa (kosakata dan struktur kalimat), serta motivasi belajar anak usia dini. Namun, pemanfaatannya secara optimal masih terhambat oleh kurangnya keterampilan teknis guru, pelatihan digital yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur seperti stabilitas internet dan perangkat proyektor atau komputer di ruang kelas. Pemanfaatan teknologi di TK sangat bergantung pada integrasi kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru. Kesimpulan: diperlukan program peningkatan kapasitas guru yang berkelanjutan serta pemenuhan sarana digital oleh pihak pengelola kebijakan pendidikan untuk menciptakan ekosistem digital PAUD yang ideal.
Copyrights © 2026