Peningkatan kebutuhan energi listrik yang berkelanjutan mendorong pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya adalah energi surya. Pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pengisian baterai merupakan aspek krusial karena menentukan efisiensi penyimpanan energi dan keawetan baterai. Penelitian ini membahas implementasi Arduino Uno sebagai pengendali proses pengisian baterai pada sistem PLTS dengan memanfaatkan sensor tegangan dan arus untuk memantau kondisi baterai secara real-time. Arduino Uno diprogram untuk mengatur proses pengisian sesuai dengan batasan tegangan float charging dan cut-off charging. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga tegangan pengisian dalam rentang aman 12.0–14.4 V, serta mencegah overcharging yang berpotensi merusak baterai. Implementasi ini dinilai efektif, sederhana, dan ekonomis untuk skala rumah tangga atau aplikasi pendidikan. Selain itu, sistem kontrol berbasis mikrokontroler ini memberikan fleksibilitas tinggi karena program dapat dimodifikasi sesuai kapasitas baterai maupun kebutuhan pengguna. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa integrasi Arduino Uno dengan sensor sederhana dapat menjadi alternatif solusi pengembangan charge controller lokal yang lebih murah dibandingkan produk komersial. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya peningkatan pemanfaatan energi surya di masyarakat sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi terbarukan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025