Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan gangguan metabolik pada kehamilan yang berkaitan dengan peningkatan sitokin proinflamasi, termasuk interleukin-6 (IL-6), yang berkontribusi terhadap komplikasi maternal dan janin. Upaya terapi berbasis bahan alam, seperti ekstrak buah ciplukan (Physalis angulata L.), memiliki potensi sebagai agen antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak buah ciplukan terhadap kadar IL-6 pada tikus model DMG. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test control group. Tikus bunting yang diinduksi DMG dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan variasi dosis ekstrak. Kadar IL-6 diukur menggunakan metode ELISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah ciplukan secara signifikan menurunkan kadar IL-6 dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05), dengan penurunan paling optimal pada dosis tertentu. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak buah ciplukan berpotensi sebagai terapi adjuvan dalam menekan respons inflamasi pada DMG.
Copyrights © 2026