Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, stroke merupakan kondisi darurat medis yang muncul saat pasokan darah ke otak terhambat, baik oleh penyumbatan maupun pendarahan. Stroke hemoragik terjadi ketika terdapat pendarahan di otak karena pecahnya pembuluh darah, yang merusak jaringan otak dan mengganggu fungsi saraf. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pasien stroke adalah ulkus dekubitus. Pasien yang memiliki masalah saraf sering kali mengalami penurunan kemampuan bergerak. Jika pasien stroke tidak dapat mengubah posisi selama waktu yang lama, risiko untuk mengalami ulkus dekubitus akan meningkat. Peran perawat sangat penting dalam menangani risiko luka tekan di kalangan pasien stroke serta mereka yang terpaksa berbaring dalam waktu yang lama, mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan. Perawat harus menjalankan tindakan pencegahan terhadap luka tekan. Di rumah sakit, minyak zaitun dapat digunakan sebagai alternatif pelembap untuk pasien yang memiliki risiko tinggi mengalami ulkus dekubitus, khususnya bagi mereka yang memerlukan perawatan jangka panjang. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah laporan kasus dengan berbagai tahap dimulai dari pengkajian sampai evaluasi. Hasil dari penerapan asuhan keperawatan menunjukkan bahwa intervensi pijat effleurage menggunakan minyak zaitun efektif dalam mencegah ulkus dekubitus pada pasien dengan diagnosis gangguan mobilitas fisik di rumah sakit. Namun demikian, dukungan serta peran keluarga diperlukan untuk melanjutkan perawatan pijat effleurage menggunakan minyak zaitun di rumah agar dapat mencegah ulkus dekubitus pada pasien stroke yang menjalani tirah baring lama.
Copyrights © 2026