p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Jenny Anggraini
Universitas Prima Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Gaya Hidup Penderita Diabetes Melitus dengan Terjadinya Neuropati Diabetik Hanawita Gultom; Jenny Anggraini; Endah Juni Satri; Arman Hia; Devina Anggreini; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42407

Abstract

Penderita diabetes melitus berisiko mengalami kerusakan pada pembuluh darah akibat komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut., baik yang besar maupun kecil, serta mengganggu sistem saraf yang dikenal dengan istilah neuropati. Baik diabetes tipe 1 maupun tipe 2 berisiko tinggi mengalami neuropati diabetik, dengan prevalensi mencapai 50% di antara orang dewasa yang menderita kedua jenis diabetes ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi apakah gaya hidup penderita diabetes melitus berhubungan dengan terjadinya neuropati diabetik. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan sebagai metode penelitian ini. Sampel diambil melalui teknik purposive sampling yang didasarkan pada kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada para responden dan juga dengan melakukan wawancara mendalam, yang kemudian diproses dengan membuat matriks. Penelitian ini melibatkan 30 responden yang dijadikan sampel. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode univariat dan bivariat, serta dilakukan uji chi square untuk meneliti hubungan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan gaya hidup penderita diabetes melitus memiliki hubungan yang signifikan dengan terjadinya neuropati diabetik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup penderita diabetes melitus dengan terjadinya neuropati diabetik di RSU Royal Prima Medan pada tahun 2024.
Stroke Hemoragik Pada Masalah Utama Resiko Gangguan Integritas Kulit Dengan Intervensi Keperawatan Massage Effleurage Menggunakan Olive Oil Untuk Pencegahan Ulkus Dekubitus Jenny Anggraini; Siti Fauziah Nur Panjaitan; Gading Widya Lestari; Nova Rohimah Tanjung; Chelsea Paulina Duha; Kristina L Silalahi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59026

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, stroke merupakan kondisi darurat medis yang muncul saat pasokan darah ke otak terhambat, baik oleh penyumbatan maupun pendarahan. Stroke hemoragik terjadi ketika terdapat pendarahan di otak karena pecahnya pembuluh darah, yang merusak jaringan otak dan mengganggu fungsi saraf. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pasien stroke adalah ulkus dekubitus. Pasien yang memiliki masalah saraf sering kali mengalami penurunan kemampuan bergerak. Jika pasien stroke tidak dapat mengubah posisi selama waktu yang lama, risiko untuk mengalami ulkus dekubitus akan meningkat. Peran perawat sangat penting dalam menangani risiko luka tekan di kalangan pasien stroke serta mereka yang terpaksa berbaring dalam waktu yang lama, mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan. Perawat harus menjalankan tindakan pencegahan terhadap luka tekan. Di rumah sakit, minyak zaitun dapat digunakan sebagai alternatif pelembap untuk pasien yang memiliki risiko tinggi mengalami ulkus dekubitus, khususnya bagi mereka yang memerlukan perawatan jangka panjang. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah laporan kasus dengan berbagai tahap dimulai dari pengkajian sampai evaluasi. Hasil dari penerapan asuhan keperawatan menunjukkan bahwa intervensi pijat effleurage menggunakan minyak zaitun efektif dalam mencegah ulkus dekubitus pada pasien dengan diagnosis gangguan mobilitas fisik di rumah sakit. Namun demikian, dukungan serta peran keluarga diperlukan untuk melanjutkan perawatan pijat effleurage menggunakan minyak zaitun di rumah agar dapat mencegah ulkus dekubitus pada pasien stroke yang menjalani tirah baring lama.