Pelayanan kefarmasian rawat jalan merupakan indikator penting dalam menilai mutu layanan rumah sakit, terutama terkait transparansi informasi antrian obat. Sistem tracking manual sering menimbulkan ketidakjelasan informasi yang berdampak pada rendahnya kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepuasan pasien sebelum dan sesudah penerapan sistem tracking berbasis digital sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kefarmasian di RSUD dr. Gondo Suwarno Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain before–after pada 372 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan dengan uji Paired Sample t-test dan korelasi Spearman pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan pasien meningkat dari 11,3% sebelum implementasi menjadi 81,2% setelah penerapan sistem digital. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001) serta hubungan positif dan signifikan antara penerapan sistem digital dan kepuasan pasien (r = 0,164; p = 0,001). Penerapan sistem tracking berbasis digital terbukti meningkatkan transparansi layanan serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan dan kepuasan pasien rawat jalan.
Copyrights © 2026