Menurut WHO (Word Health Organization) (2010), menyatakan 40% kematian di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan. Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan defisiensi zat besi dan perdarahan akut. Jumlah ibu hamil di Indonesia yang mengalami anemia sangat tinggi yaitu 63,5% di bandingkan di Amerika hanya 6% (Saiffudin,2012). Anemia adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 12 gr% (Winkjosastro,2002). Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pemeriksaan ANC, dukungan keluarga, persepsi atribut dan persepsi suplemen dengan kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil Di Puskesmas Tosa, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian obsevasi analitik, dengan desain cross sectional study. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Tosa, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan dengan populasi seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Tosa Kecamatan Selatan Kota Tidore Kepulauan Sebanyak 210 pada tahun 2019 (Bulan Januari - Desember). Sedangkan Sampelnya adalah 68. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil yaitu (p=0,05). Sedangkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan (p= 0,927), pemeriksaan kehamilan/ANC (p = 0,472), persepsi atribut (p= 0,100) dan persepsi suplemen (p=0,896) dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat konsumsi tablet Fe pada saat kehamilan. Sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam persepsi atribut, suplemen tablet Fe dan dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe yang berdampak pada menurunnya kejadian anemia pada ibu hamil.
Copyrights © 2021