Sistem pelaporan keluhan kesehatan pekerja di PT. X masih menggunakan metode konvensional (lisan dan kertas), menyebabkan inefisiensi rekapitulasi data K3 dan keterlambatan koordinasi medis. Penelitian ini merancang prototipe sistem Early Reporting berbasis QR Code sebagai inovasi digitalisasi surveilans K3 di industri manufaktur pangan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Instrumen berupa web-form terintegrasi cloud database telah divalidasi oleh praktisi EHS. Uji coba melibatkan 111 pekerja operasional melalui purposive sampling dengan pendekatan assisted user testing. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan akses 100%, dengan 77,5% pekerja melaporkan kondisi sehat (Fit to Work) dan 22,5% melaporkan keluhan dini. Sistem terbukti efisien dengan waktu pengisian kurang dari 2 menit per pekerja dan mampu mempercepat alur penanganan medis menjadi di bawah 15 menit. Kendala minor berupa keharusan login akun dinilai krusial untuk menjaga kerahasiaan dan validitas data. Sistem Early Reporting ini layak dan efektif dalam memfasilitasi real-time monitoring serta mendorong budaya participatory ergonomics demi terwujudnya manajemen K3 yang preventif.
Copyrights © 2026