Krisis ketersediaan air bersih di Ujungwatu, Jepara, mencerminkan kurangnya kesadaran mengenai pelestarian lingkungan, termasuk di SD Negeri 01 Ujungwatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi digital dan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dalam Pendidikan Agama Kristen yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 12 Plus dengan teknik pengkodean tematik. Hasil analisis menunjukkan peningkatan Attention melalui tingginya frekuensi kode pada tema ketertarikan terhadap video edukatif dan partisipasi aktif dalam diskusi; Relevance terlihat dari dominasi kode yang mengaitkan materi dengan masalah krisis air bersih di Ujungwatu serta kesadaran akan tanggung jawab sebagai seorang Kristen; Confidence muncul dari tema inisiatif perawatan air, keberanian mengemukakan pendapat, dan keterlibatan dalam kegiatan lingkungan; sedangkan Satisfaction tercermin dalam kode kepuasan spiritual, rasa bangga berkontribusi, dan komitmen untuk merawat ciptaan Tuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi teknologi digital dan model ARCS efektif dalam meningkatkan kepedulian ekologis siswa sebagai bentuk tanggung jawab iman Kristen.
Copyrights © 2026