Kemampuan pemecahan masalah adalah bagian dari kompetensi inti dalam Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, terutama dalam mata pelajaran seperti matematika dan IPA. Penelitian diperlukan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah menguasai kompetensi ini. Hasil observasi di SMP Negeri 1 Wanaraya menunjukkan bahwa tidak semua siswa mampu memahami dan menyelesaikan masalah sesuai dengan langkah-langkah yang diajarkan, seperti menyusun rencana penyelesaian untuk mendapatkan jawaban yang benar. Penelitian ini secara khusus mengevaluasi kemampuan pemecahan masalah siswa SMP terkait dengan FPB dan KPK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A SMPN 1 Wanaraya sebanyak 24 orang dan pengumpulan data dilakukan melalui soal-soal tes. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata dan persentase berdasarkan indikator pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMPN 1 Wanaraya termasuk dalam kategori sedang, dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII A sebesar 62,62 yang termasuk dalam kategori sedang.
Copyrights © 2025