Desa Senuro Barat, dengan populasi sekitar 4.401 jiwa dan kebun nanas seluas 238,52 hektar, memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pengolahan nanas, namun mengalami kesulitan dalam pemanfaatannya secara optimal. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan lokal dalam mengubah surplus nanas menjadi asinan, sehingga mengurangi pemborosan dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Proyek ini melibatkan beberapa langkah, termasuk persiapan melalui brainstorming dan pemilihan informan kunci, diikuti dengan observasi langsung dan wawancara dengan anggota PKK setempat, serta pelatihan praktis dalam teknik pengolahan nanas, fermentasi, dan pengemasan. Temuan utama menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, desain kemasan yang lebih efektif, dan strategi pemasaran yang lebih baik. Meskipun signifikansi statistik tidak diukur secara spesifik, pelatihan ini menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam kualitas produk dan pengurangan pemborosan. Kesimpulan utama menekankan bahwa program pelatihan yang terstruktur dapat memberdayakan masyarakat secara substansial, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan mengatasi tantangan pasar, serta menyarankan perlunya dukungan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan hasil tersebut.
Copyrights © 2025