Kemacetan lalu lintas dan peningkatan kecelakaan di Palembang mencerminkan tingginya perilaku berkendara agresif, khususnya pada pengendara motor. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kontrol diri dan perilaku agresif berkendara pada pengguna kendaraan roda dua. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 81 responden melalui aksidental sampling. Instrumen berupa skala kontrol diri dan agresivitas berkendara yang diadaptasi dari Luthfi (2014), dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan kontrol diri dan agresivitas berkendara berada pada tingkat sedang. Analisis regresi mengungkap hubungan signifikan, dengan kontrol diri menjelaskan 43,6% variasi perilaku agresif, sedangkan 56,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Keterbatasan penelitian terletak pada teknik sampling non-probabilitas dan kurangnya validasi konstruk lanjutan. Meski demikian, temuan menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai faktor psikologis dalam menekan kecenderungan berkendara agresif di Palembang.
Copyrights © 2025