Mual muntah pada kehamilan (emesis gravidarum) merupakan perubahan fisiologis pada sistem gastrointestinal yang umum terjadi pada trimester pertama (0–12 minggu) akibat peningkatan hormon hCG, estrogen, dan progesteron. Kurangnya pengetahuan ibu hamil dapat memengaruhi penanganan emesis gravidarum dan kualitas hidup selama kehamilan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional pada 79 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (36 responden), dengan tingkat emesis gravidarum yang bervariasi dari ringan hingga berat. Responden dengan pengetahuan baik cenderung mengalami emesis yang lebih ringan, sedangkan responden dengan pengetahuan kurang lebih banyak mengalami emesis gravidarum berat. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kejadian emesis gravidarum.
Copyrights © 2026