Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan radiografi ankle joint pada kasus fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Umum Kota Prabumulih Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan radiografi ankle joint dilakukan menggunakan proyeksi Antero Posterior (AP), lateral, dan tambahan mortise view untuk membantu memperjelas visualisasi ruang sendi ankle joint dan garis fraktur. Persiapan pasien dilakukan tanpa persiapan khusus, pasien hanya diminta melepaskan benda-benda yang dapat menimbulkan artefak pada hasil radiograf. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat sinar-X digital dengan pengaturan faktor eksposi yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Hasil radiograf menunjukkan bahwa proyeksi AP mampu memperlihatkan gambaran umum ankle joint, proyeksi lateral memperlihatkan hubungan anatomi tulang dari sisi lateral, sedangkan mortise view memberikan visualisasi ruang sendi ankle yang lebih optimal untuk evaluasi fraktur. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan proyeksi AP, lateral, dan mortise view pada pemeriksaan radiografi ankle joint cukup efektif dalam membantu menegakkan diagnosis fraktur ankle joint.
Copyrights © 2026