Kecerdasan emosional merupakan salah satu aspek penting dalam proses perkembangan individu, terutama pada remaja. Kecerdasan emosional juga berperan dalam kemampuan mengelola emosi, membangun hubungan relasional, dan pengambilan keputusan secara bijak. Namun, sering ditemukannya permasalahan yang diakibatkan rendahnya kecerdasan emosional. Salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional adalah dengan menggunakan metode storytelling berbasis kisah Qur’ani yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode storytelling berbasis kisah Qur’ani terhadap kecerdasan emosional. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah 6 literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil dari kajian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa storytelling kisah Qur’ani memiliki potensi positif dalam membantu perkembangan kecerdasan emosional. Kisah Qur’ani juga membuat pembelajaran terasa lebih menarik, bermakna, dan mudah dipahami. Namun, ada beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling kisah Qur’ani ini tidak selalu signifikan karena dipengaruhi berbagai faktor seperti durasi penerapan, jumlah sampel, lingkungan, dan metode penyampaian. Dengan begitu, storytelling berbasis kisah Qur’ani efektif dalam mendukung pendidikan karakter dan kecerdasan emosional jika diterapkan secara konsisten dan juga didukung oleh kebiasaan serta lingkungan yang mendukung.
Copyrights © 2026