Sudah jamak bahwa diketahui petani tanaman buah berkayu gagal dalam panen karena produktivitas dan kualitas produksi hasil pertanian turun. Dampak dari turunya produktivitas dan kualitas produksi hasil pertanian turun berdampak pada ketahanan pangan petani. Gangguan hama, penyakit, kesalahan proses budidaya dan lain hal selama ini tidak tercatat dengan baik sehingga petani jika ada masalah maka yang memberikan solusi dari permasalahannya berdasarkan informasi sesama petani dan trial and error. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diberikan solusi berupa aplikasi farm recording tanaman buah berkayu dengan batasan di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Dari permasalahan tersebut dibutuhkan pendekatan teknologi informasi dalam me-nyelesaikan satu kasus berkaitan dengan budidaya pertanian tanaman buah berkayu. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan dua petani pada Ke-lompok Tani Hutan-KTH Rahayu yang berlokasi di RT 22/RW 5 Dusun Lesti Desa Dawuhan Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Aplikasi yang telah dikembangkan diberikan nama InFarm. InFarm ke depan akan dikembangkan menjadi suatu aplikasi Integrated Farming yang meliputi perkebunan, pertanian, perikanan darat dan peternakan. Pengguna ada dua yaitu administrator dan petani. Petani perkebunan buah berkayu dapat memasukan data kataegori tanaman yaitu tanaman berkayu dan tanaman non berkayu. Tiap kategori dibagi diberikan isian jenis tanaman yang meliputi nama dan jenis tanaman. Petani dapat memasukkan catatan tanaman tersebut untuk semua perlakuan pada sebuah tanaman seperti memberikan pupuk, obat dan perlakuan lainnya seperti pruning. Harapanya dengan adanya catatan perkebunan atau farm recording petani dapat membaca histori kegiatan yang dilakukan sebagai dasar untuk melakukan perlakuan selanjutnya.
Copyrights © 2025