Pemanfaatan aplikasi web yang semakin masif di lingkungan institusi pendidikan telah meningkatkan potensi risiko terhadap serangan keamanan siber, khususnya SQL Injection (SQLi) dan Cross-Site Scripting (XSS). Rendahnya literasi keamanan siber di kalangan pengelola dan pengembang menjadi salah satu faktor utama kerentanan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan keterampilan teknis keamanan siber melalui pelatihan berbasis hands-on workshop kepada 32 siswa dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Telkom Malang. Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman mekanisme serangan SQLi dan XSS serta penerapan teknik mitigasi yang relevan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 45,417 menjadi 47,917. Namun, hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,457), yang diduga disebabkan oleh keterbatasan durasi pelatihan, kompleksitas dua topik sekaligus, serta minimnya pengetahuan prasyarat peserta. Di sisi lain, hasil User Experience Questionnaire (UEQ) menunjukkan skor "Excellent" pada sebagian besar aspek, yang mengindikasikan bahwa peserta menilai positif pengalaman pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berkontribusi pada pengenalan awal (awareness) keamanan aplikasi web, tetapi belum cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi kognitif secara terukur. Abstract The increasing adoption of web applications in educational institutions has heightened the risk of cybersecurity attacks, particularly SQL Injection (SQLi) and Cross-Site Scripting (XSS). Low cybersecurity literacy among system administrators and developers remains a key contributing factor to these vulnerabilities. This community service activity aimed to strengthen cybersecurity literacy and technical skills through a hands-on workshop for 32 students from the Software Engineering and Computer Network Engineering departments at SMK Telkom Malang. The training focused on understanding SQLi and XSS attack mechanisms and applying relevant mitigation techniques. Evaluation through pre-test and post-test showed an increase in mean scores from 45.417 to 47.917. However, the Wilcoxon Signed-Rank Test indicated that this increase was not statistically significant (p = 0.457), presumably due to the limited training duration, the complexity of covering two topics simultaneously, and the participants' lack of prerequisite knowledge. On the other hand, the User Experience Questionnaire (UEQ) results showed "Excellent" scores on most aspects, indicating that participants responded positively to the training experience. These findings suggest that the training contributed to initial awareness of web application security, but was not yet effective enough to produce a measurable improvement in cognitive competence.
Copyrights © 2026