Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Hybrid Intrusion Prevention System (IPS) Menggunakan Suricata Dan Decision Tree Untuk Mencegah Network Reconnaissance Berbasis TCP Saputra, Virgananta; Data, Mahendra; Amron, Kasyful
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan ancaman siber menuntut mekanisme pertahanan jaringan yang mampu mendeteksi aktivitas reconnaissance sejak dini. Sistem pencegahan berbasis signature sering gagal dalam mengenali varian serangan baru atau zero-day attack. Penelitian ini mengusulkan pengembangan arsitektur hybrid Intrusion Prevention System menggunakan Suricata dan model Decision Tree. Suricata difungsikan sebagai penyaring lapisan pertama sebelum paket jaringan dianalisis lebih lanjut oleh model klasifikasi. Metode Decision Tree diterapkan untuk mendeteksi varian serangan zero-day yang lolos dari pemindaian berbasis ruleset. Lingkungan pengujian dirancang menggunakan mesin virtual untuk melakukan simulasi traffic jaringan normal dan aktivitas reconnaissance. Pengujian kinerja dilakukan dengan membandingkan skenario Suricata tunggal, Decision Tree tunggal, serta arsitektur hybrid IPS. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa arsitektur hybrid mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 0.8989 dan recall 0.7249. Sistem gabungan ini berhasil memblokir berbagai aktivitas reconnaissance yang tidak terdeteksi oleh ruleset Suricata. Hasil analisis menunjukkan bahwa Suricata tunggal memiliki kecepatan throughput tinggi dengan tingkat deteksi serangan rendah. Sebaliknya, implementasi sistem hybrid mengalami penurunan kecepatan throughput drastis hingga tersisa rata-rata 9.497 Mbps. Penurunan throughput tersebut disebabkan oleh beban komputasi tambahan selama proses klasifikasi Decision Tree. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan hybrid dapat meningkatkan keamanan jaringan namun sangat berdampak pada kecepatan transmisi.
Penguatan Literasi Keamanan Siber Melalui Pelatihan Keamanan Aplikasi Web Untuk Instansi Pendidikan Data, Mahendra; Fauzi, M. Ali; Bakhtiar, Fariz Andri; Saputra, Virgananta; Hilmy, Ahmad Nabih Baril; Tarta, I Gusti Ngurah Ryo Adi
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i1.77

Abstract

Pemanfaatan aplikasi web yang semakin masif di lingkungan institusi pendidikan telah meningkatkan potensi risiko terhadap serangan keamanan siber, khususnya SQL Injection (SQLi) dan Cross-Site Scripting (XSS). Rendahnya literasi keamanan siber di kalangan pengelola dan pengembang menjadi salah satu faktor utama kerentanan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan keterampilan teknis keamanan siber melalui pelatihan berbasis hands-on workshop kepada 32 siswa dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Telkom Malang. Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman mekanisme serangan SQLi dan XSS serta penerapan teknik mitigasi yang relevan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 45,417 menjadi 47,917. Namun, hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,457), yang diduga disebabkan oleh keterbatasan durasi pelatihan, kompleksitas dua topik sekaligus, serta minimnya pengetahuan prasyarat peserta. Di sisi lain, hasil User Experience Questionnaire (UEQ) menunjukkan skor "Excellent" pada sebagian besar aspek, yang mengindikasikan bahwa peserta menilai positif pengalaman pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berkontribusi pada pengenalan awal (awareness) keamanan aplikasi web, tetapi belum cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi kognitif secara terukur.   Abstract The increasing adoption of web applications in educational institutions has heightened the risk of cybersecurity attacks, particularly SQL Injection (SQLi) and Cross-Site Scripting (XSS). Low cybersecurity literacy among system administrators and developers remains a key contributing factor to these vulnerabilities. This community service activity aimed to strengthen cybersecurity literacy and technical skills through a hands-on workshop for 32 students from the Software Engineering and Computer Network Engineering departments at SMK Telkom Malang. The training focused on understanding SQLi and XSS attack mechanisms and applying relevant mitigation techniques. Evaluation through pre-test and post-test showed an increase in mean scores from 45.417 to 47.917. However, the Wilcoxon Signed-Rank Test indicated that this increase was not statistically significant (p = 0.457), presumably due to the limited training duration, the complexity of covering two topics simultaneously, and the participants' lack of prerequisite knowledge. On the other hand, the User Experience Questionnaire (UEQ) results showed "Excellent" scores on most aspects, indicating that participants responded positively to the training experience. These findings suggest that the training contributed to initial awareness of web application security, but was not yet effective enough to produce a measurable improvement in cognitive competence.