UIN Law Review: Jurnal Hukum dan Hak Asasi Manusia
Vol. 1 No. 1 (2025): UIN Law Review

Formulasi Hybrid-Tribunal Court berbasiskan Representasional pada Pengadilan HAM Ad hoc sebagai Penyelesaian HAM Berat

Hana Haura Lahfah Irawan (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Sainina Miftahullia (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Achmad Hudan Hidayat (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Deandra Aisah Nurbalya (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Penelitian ini berfokus membahas pelanggaran HAM berat masa lalu di Indonesia yang masih belum memiliki titik terang hingga saat ini, salah satu penyebabnya adalah pembentukan Pengadilan HAM ad hoc di Indonesia yang masih diintervensi oleh kepentingan politik. Tujuan penelitian ini adalah upaya memberikan solusi penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu melalui konsep baru Hybrid Tribunal Court pada Pengadilan HAM ad hoc. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa masih banyak permasalahan dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu di Indonesia, salah satunya adalah belum efektifnya Pengadilan HAM ad hoc yang ada. Hal ini dikarenakan proses pembentukannya dianggap kepentingan politik karena harus melalui persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, bukan Komnas HAM. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya baru seperti pembentukan Hybrid Tribunal Court dengan asistensi ICJ pada Pengadilan HAM ad hoc di.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ulr

Publisher

Subject

Description

This is a peer-reviewed journal published by Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The journal aims to disseminate research findings in the fields of law and human rights. The journal focuses on scholarly discussions covering a wide range of legal issues, including human ...