Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan negara mendorong pemerintah Indonesia mengimplementasikan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) sebagai platform terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terhadap net benefits aplikasi SAKTI dengan kepuasan pengguna sebagai variabel mediasi pada satuan kerja di wilayah KPPN Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sebaliknya, kualitas informasi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan kualitas layanan berpengaruh negatif terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna tidak berpengaruh signifikan terhadap net benefits. Kepuasan pengguna juga tidak memediasi hubungan antarvariabel. Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi aspek organisasi dan proses bisnis untuk mengoptimalkan manfaat implementasi SAKTI.
Copyrights © 2026