Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan self-efficacy digital terhadap efektivitas skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN serta menguji peran health-related anxiety sebagai variabel moderasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan layanan kesehatan digital, khususnya fitur skrining Mobile JKN. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 peserta BPJS Kesehatan di Klinik Avionic yang pernah menggunakan fitur skrining Mobile JKN. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan uji moderasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan self-efficacy digital berpengaruh signifikan terhadap efektivitas skrining Mobile JKN dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, health-related anxiety terbukti mampu memoderasi hubungan antara literasi digital dan self-efficacy digital terhadap efektivitas skrining Mobile JKN. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan digital dan faktor psikologis memiliki peran penting dalam optimalisasi layanan kesehatan berbasis digital.
Copyrights © 2026