Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada Inspektorat Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Inspektorat Kabupaten Simalungun yang berjumlah 92 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan budaya organisasi, peningkatan kualitas kepemimpinan, serta pengelolaan motivasi kerja secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam konteks organisasi sektor publik.
Copyrights © 2026